PerancanganSistem Informasi Penggajian Karyawan Di Toko Lya Marven Elliyani Perancangan Sistem Informasi. PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENETAPAN BONUS KARYAWAN. 038 ANALISA DAN April 28th, 2018 - PERANCANGAN SISTEM INFORMASI ABSENSI Relasi Tabel Di Atas Kami Source Code Program Sistem Informasi Penggajian Karyawan Amp Absensi V 2 1 Di' SeminarNasional Teknologi Informasi Dan Multimedia 2015, 6-8. Basuki, K. (2019). No Title No Title. ISSN 2502-3632 (Online) ISSN 2356-0304 (Paper) Jurnal Online Internasional & Nasional Vol. 7 No.1, Januari - Juni 2019 Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, 53 (9), 1689-1699. www.journal.uta45jakarta.ac.id. LulusanSistem Informasi dari Universitas bina Sarana Informatika angkatan 2021, dengan IPK 3.60 dan berhasil lulus tepat waktu. (KARAWANG) Kualifikasi : 1. Male/Female 2. Usia Max 38 years 3. S1 , Majoring Accounting 4. - Mengecek absensi karyawan - Filling Surat Cuti, Surat Dokter dan Alfa Karyawan Abstraksi PT Codemi Global merupakan salah satu perusahaan EdTech Start-up yang menyediakan layanan online platform berupa program manajemen pembelajaran berbasis cloud yang berdiri sejak tahun 2013 di Indonesia, namun belum memiliki sistem informasi absensi dan penggajian karyawan yang efektif dan efisien. Dalam kasus ini perusahaan masih menggunakan buku lembar absensi yang setiap harinya mendapatkaninformasi tentang mekanisme absensi pendataan pegawai, perhitungan absensi pegawai, kemudian mendesain sistem meliputi merancang System Flow, Context Diagram, Hierarchy Input Output (HIPO), Data Flow Diagram (DFD), Entity Relational Diagram (ERD), struktur table, dan desain input output. Selanjutnya mengimplementsikan sistem dan berikut pernyataan yang tepat tentang zakat mal adalah. Pagi tadi, Jumat 8 Maret 2019, sekitar pukul 0930 WIB saya menyempatkan diri silaturahim ke Kantor BKPSDM Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Karawang, setelah selesai melaksanakan salah satu tugas koordinasi dengan Bagian Hukum maupun dengan Bidang Kerjasama. Silaturahim kali ini sekaligus saya manfaatkan untuk menanyakan beberapa hal terkait dengan implementasi aplikasi absensi terbaru bernama SIAP Sistem Informasi Absensi Pegawai yang beberapa hari terakhir ini mulai ramai dipraktekkan oleh para pegawai di sejumlah instansi di wilayah Pemerintah Kabupaten Karawang. Para ASN Aparatur Sipil Negara di Kota Pangkal Perjuangan ini sangat berharap, aplikasi SIAP seyogyanya memiliki tingkat responsivitas yang cepat setiap kali digunakan, baik saat absensi datang maupun saat absensi pulang. Beberapa ASN mengeluhkan lambatnya proses loading data saat ini. Berbeda dengan sistem finger print yang langsung jadi saat jari menyentuh sensor. Absensi dengan aplikasi SIAP dalam prakteknya beberapa hari terakhir ini butuh "banyak" waktu dengan durasi yang bervariasi antar pegawai, hanya untuk menunggu aplikasi itu siap digunakan merekam absensi pegawai. "Aplikasinya muter-muter teruus", keluh salah seorang ASN yang tidak bersedia disebut namanya. "Kadang sih cepet juga, tapi kebanyakan lambat", timpal ASN yang lain Kepala Sub Bidang Kepangkatan dan Sistem Informasi ASN, Rully Johan Permadi Zandan B, S. Kom, menegaskan bahwa hingga saat ini Aplikasi SIAP Karawang masih tetap dalam tahap uji coba, baik uji coba aplikasinya sendiri maupun uji coba hardware-nya. Permasalahan loading data yang lambat, berhubungan langsung dengan server yang memang masih jadi satu dengan aplikasi-aplikasi luncuran BKPSDM lainnya seperti PARE Performance Agreement Report by Electronic, SIMPEG Sistem Informasi Kepegawaian dan lain sebaginya. BKPSDM Karawang sudah merencanakan untuk menggunakan server tersendiri yang handal dan terpisah dengan aplikasi lainnya. Saat silaturahim di BKPSDM Karawang Jumat, 8/3. Dari kiri ke kanan Dudi Alexandri, S. STP Kepala Bidang Kesejahteraan, Disiplin dan Kepangkatan, Rully Johan Permadi Zandan B, S. Kom Kepala Sub Bidang Kepangkatan dan Sistem Informasi ASN, dan saya sendiri La Ode Ahmad. Dijelaskannya pula, aplikasi SIAP Karawang dirancang bukan semata-mata sebagai aplikasi absensi, tetapi lebih dari itu. Selain absensi, aplikasi SIAP Karawang juga didesain untuk "tracking" keberadaan ASN dalam bertugas di setiap hari kerja. Ketika seorang pegawai sedang dinas luar misalnya, maka Surat Tugas yang bersangkutan sudah harus tercantum dalam aplikasi tersebut. Surat Tugas itu, diinput oleh petugas yang bertanggungjawab dalam urusan kepegawaian, bukan oleh ASN yang melaksanakan tugas atau dinas luar. Kalau di Puskesmas, nantinya yang akan menginput adalah Kasubag TU. Tanpa ada Surat Tugas dalam aplikasi SIAP, maka absensi seorang ASN yang sedang dinas luar tidak akan tervalidasi. Demikian halnya pula bagi ASN yang sedang menjalani cuti. Surat Cutinya bisa diakses melalui aplikasi SIAP Karawang, karena aplikasi absensi online SIAP dibuat interoperabilitas dengan banyak aplikasi kepegawaian lainnya dari BKPSDM Karawang. Kepala Bidang Kesejahteraan, Disiplin dan Kepangkatan, Dudi Alexandri, S. STP berpesan, meskipun masih tahap uji coba, sangat diharapkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karawang tetap aktif mempraktekkan penggunaan aplikasi tersebut agar pada saat benar-benar diberlakukan, dan diperhitungkan dalam penetapan besaran TPP Tambahan Penghasilan Pegawai misalnya, semua ASN sudah benar-benar familier dengan aplikasi tersebut berikut segala fitur yang ada di dalamnya. Kapan aplikasi SIAP Karawang akan diberlakukan secara resmi, dan diperhitungkan dalam penetapan TPP? "Dalam waktu dekat", jawab Pak Dudi. "Kira-kira estimasinya kapan?", tanya saya "Mudah-mudahan April tahun ini sudah bisa siap semua, mohon doanya aja Dok", kata Pak Dudi "Yang jelas, kita akan sosialisasikan terlebih dahulu sebelum diberlakukan secara resmi, Dok", sambung Pak Rully. Okelah kalau begitu ... ABSTRAK Pemerintahan kabupaten karawang untuk mengetahui kedisiplinan pegawainya secara dini yaitu dengan system kontrol kedisiplinan pegawai. Sistem kontrol tersebut yaitu dengan mengontrol absensi, walaupun absensi belum mewakili semua bahwa dengan absensi yang bagus berarti pegawai tersebut etos kerjanya juga bagus, namun setidaknya untuk memulai dari sisi kedisiplinan masuk kerja tepat waktu dan pulang tepat pada waktunya. Program kedisiplinan pegawai dengan menerapkan setiap pegawai masuk kerja harus absensi dengan fingerprint saat datang di pagi hari jam 0800 dan pulang di sore hari jam 1700 wib, dan hasil sistem absensi tersebut direport dan dipantau langsung oleh badan kepegawaian kabupaten karawang dengan nama presensi pegawai kabupaten karawang. Kata Kunci fingerprint, absensi 1. PENDAHULUAN Karawang dalam membangun wilayahnya diperlukan sumber daya pemerintahan yang disiplin dengan sistem kepegawaian yang dapat meningkatkan hasil kinerja disetiap sektor dan departemen, untuk dapat mengetahui kedisiplinan pegawainya secara dini yaitu dengan sistem kontrol kedisiplinan pegawai. Sistem kontrol tersebut yaitu dengan mengontrol absensi, walaupun absensi belum mewakili semua bahwa dengan absensi yang bagus berarti pegawai tersebut etos kerjanya juga bagus, namun setidaknya untuk memulai dari sisi kedisiplinan masuk kerja tepat waktu dan pulang tepat pada waktunya. Presensi kepegawaian di kabupaten Karawang ini tentunya harus memiliki sistem yang tersentralisasi, baik dari kepegawaian ditingkat yang paling bawah sampai kepegawaian ditingkat yang paling atas, yaitu dengan sistem yang dapat dipantau dari pusat, artinya dari masing-masing divisi atau departmen dapat terhubung/link kepusat kontrol kepegawaian yang berhubungan dengan pengelolaan gaji dan sumber daya manusia. Sistem presensi ini dibuat secara privat dan tidak dapat diwakilkan, dan saat ini yang akan digunakan yaitu dengan sidik jari masing-masing pegawai, sistem pemanfaatan sidik jari merupakan satu pemanfaatan yang dapat digunakan untuk salah satunya teknologi presensi. Sistem presensi sidik jari merupakan salah satu teknologi yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi seseorangLeksono et al. 2011, bahkan sidik jari merupakan salah satu teknologi yang cukup handal karena terbukti relative akurat, aman dan nyamanNgantung et al. 2014 untuk dipakai, hal ini disebabkan oleh beberapa sifat sidik jari yaitu antara lain; layak, berbeda satu dengan yang lain, tetap, akurat, handal, dan dapat diterimaApriyanto Presensi dengan sidik jari merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai pada suatu instansi dengan alat fingerprint yang canggih yang dapat merekam sidik jari seseorang yang dapat menghindari terjadinya korupsi waktu. Discover the world's research25+ million members160+ million publication billion citationsJoin for free TechnoXplore ISSN 2503-054X Jurnal Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Vol 2 No1, April 2017 32 PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PRESENSI MENGGUNAKAN SIDIK JARI UNTUK PEGAWAI NEGERI KABUPATEN KARAWANG 1Jajam Haerul Jaman, 2Garno 1,2Universitas Singaperbangsa Karawang, Teknik Informatika 1 2 1,2Jl. Ronggowaluyo, Telukjambe Timur, Karawang 41361 ABSTRAK Pemerintahan kabupaten karawang untuk mengetahui kedisiplinan pegawainya secara dini yaitu dengan system kontrol kedisiplinan pegawai. Sistem kontrol tersebut yaitu dengan mengontrol absensi, walaupun absensi belum mewakili semua bahwa dengan absensi yang bagus berarti pegawai tersebut etos kerjanya juga bagus, namun setidaknya untuk memulai dari sisi kedisiplinan masuk kerja tepat waktu dan pulang tepat pada waktunya. Program kedisiplinan pegawai dengan menerapkan setiap pegawai masuk kerja harus absensi dengan fingerprint saat datang di pagi hari jam 0800 dan pulang di sore hari jam 1700 wib, dan hasil sistem absensi tersebut direport dan dipantau langsung oleh badan kepegawaian kabupaten karawang dengan nama presensi pegawai kabupaten karawang. Kata Kunci fingerprint, absensi 1. PENDAHULUAN Karawang dalam membangun wilayahnya diperlukan sumber daya pemerintahan yang disiplin dengan sistem kepegawaian yang dapat meningkatkan hasil kinerja disetiap sektor dan departemen, untuk dapat mengetahui kedisiplinan pegawainya secara dini yaitu dengan sistem kontrol kedisiplinan pegawai. Sistem kontrol tersebut yaitu dengan mengontrol absensi, walaupun absensi belum mewakili semua bahwa dengan absensi yang bagus berarti pegawai tersebut etos kerjanya juga bagus, namun setidaknya untuk memulai dari sisi kedisiplinan masuk kerja tepat waktu dan pulang tepat pada waktunya. Presensi kepegawaian di kabupaten Karawang ini tentunya harus memiliki sistem yang tersentralisasi, baik dari kepegawaian ditingkat yang paling bawah sampai kepegawaian ditingkat yang paling atas, yaitu dengan sistem yang dapat dipantau dari pusat, artinya dari masing-masing divisi atau departmen dapat terhubung/link kepusat kontrol kepegawaian yang berhubungan dengan pengelolaan gaji dan sumber daya manusia. Sistem presensi ini dibuat secara privat dan tidak dapat diwakilkan, dan saat ini yang akan digunakan yaitu dengan sidik jari masing-masing pegawai, sistem pemanfaatan sidik jari merupakan satu pemanfaatan yang dapat digunakan untuk salah satunya teknologi presensi. Sistem presensi sidik jari merupakan salah satu teknologi yang dapat digunakan dalam mengidentifikasi seseorangLeksono et al. 2011, bahkan sidik jari merupakan salah satu teknologi yang cukup handal karena terbukti relative akurat, aman dan nyamanNgantung et al. 2014 untuk dipakai, hal ini disebabkan oleh beberapa sifat sidik jari yaitu antara lain; layak, berbeda satu dengan yang lain, tetap, akurat, handal, dan dapat diterimaApriyanto Presensi dengan sidik jari merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kedisiplinan pegawai pada suatu instansi dengan alat fingerprint yang canggih yang dapat merekam sidik jari seseorang yang dapat menghindari terjadinya korupsi waktu. 2. LANDASAN TEORI A. Teknologi Sidik Jari dan Biometrik Teknologi biometrika merupakan sebuah teknologi baru yang memiliki fungsi utama untuk mengenali manusia melalui sidik jari, mata, wajah, atau bagian tubuh yang lainTeknologi et al. 2015. Sistem biometrika sidik jari merupakan sistem autentifikasi berbasis biometrika yang paling banyak digunakan saat ini karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan mudah diterapkan. Dari hasil penelitian, ditemukan 7 macam pola utama pappilary ridge, antara lain Loop, Arch, Whorl, Tented Arch, Double Loop, Central Pocked Loop, dan AccidentalNurhantara 2011. Sidik jari tentunya memiliki pola, dan pola sidik jari di namakan dermatoglifi, menurut Tina Fajrin dalam jurnal yang berjudul analisis sistem presensi dengan sidik jari siswa smk negeri 2 Karanganyar bahwa menurut Olivier dermatoglifi atau pola sidik jari didefinisikan sebagai gambaran sulur-sulur dermal yang pararel pada jari-jari tangan dan kaki, serta telapak tangan dan telapak kaki. Istilah TechnoXplore ISSN 2503-054X Jurnal Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Vol 2 No1, April 2017 33 dermatoglifi diperkenalkan pertama kali oleh Cummin dan Midloo pada tahun 1926. Secara anatomis dermatoglifi akan membuat permukaan kasar pada telapak tangan jari tangan, telapak kaki, dan jari kaki yang berfungsi dalam membantu proses memegang atau berpijak sehingga tidak tergelincir. Pembentukan dermatoglifi dimulai dengan proliferasi sel epitel basal epidermis volar pada sekitar minggu ke-10 sampai minggu ke-11 kehamilan. Sel-sel kemudian membentuk lipatan-lipatan dan menjadi rigi episermis. Pada bulan keenam kehamilan pembentukan dermatoglifi berakhir sepenuhnyaKaranganyar 2012. B. Representasi Citra Sidik Jari Sidik jari merupakan salah satu cara identifikasi yang bersifat unik, karena hingga saat ini belum ditemukan adanya kesamaan pola sidik jari antara satu orang dengan orang lain sehingga sidik jari dapat dijadikan sebagai alat untuk mengidentifikasi validitas seseorangRozikin & Purwantini 2014. Secara umum pola sidik jari dapat dinyatakan ke dalam tiga bentuk yaitu Arch, Loop dan Whorl. Perangkat fingerprint merupakan perangkat yang digunakan untuk mengambil gambar sidik jari, salah satu metode yang paling banyak digunakan saat ini adalah optical scanning. Inti dari scanner optical adalah charge coupled device CCD yang merupakan sebuah larik sederhana dari diode peka cahaya yang disebut photosite. Setiap photosite merekam sebuah pixel yang membentuk pola terang dan gelap dari sebuah gambar hasil scan sidik jari seseorang. Gambar Pola Sidik Jari Teknik pembacaan sidik jari dengan optical atau optis mempunyai sistem merekam pola sidik jari dengan menggunakan blitz cahaya. Alat pembaca sidik jari atau fingerprint scanner yang digunakan adalah berupa kamera digital. Lapisan paling atas area untuk meletakkan ujung jari atau permukaan sentuh scan area. Di bawah scan area, terdapat lampu blitz atau pemancar cahaya yang difungsikan untuk menerangi permukaan ujung jari. Karena sidik jari terkena cahaya maka akan menghasilkan pantulan dari ujung jari yang selanjutnya ditangkap oleh alat penerima. Data tersebut selanjutnya disimpan ke dalam memoriKarangayar 2012. C. Otentikasi sidik jari Authentication merupakan aspek menjamin informasi tersebut adalah asli. Dalam journal Teknik POMITS yang berjudul implementasi fungsi kriptografi dan otentikasi sidik jari pada pemungutan suara berbasis elektronik bahwa Otentikasi berarti memberikan bukti terhadap suatu identitas. Teknik otentikasi berbeda-beda tergantung dari tipe sumber otentikasi yang digunakan. Beberapa macam sumber otentikasi yang digunakan dapat digolongkan menjadi dua hal berdasarkan tujuan otentikasi yaitu, user -to-host dan host-to-host. Otentikasi dapat dilakukan dengan menyajikan data-data Sesuatu yang menunjukan jati diri something you are /SYA, sesuatu yang diketahui something you know / SYK, Sesuatu yang dimiliki something you have / SYHE-voting et al. 2013. D. Akuisisi citra sidik jari Tahap akuisisi citra adalah tahap yang diawali dengan menangkap/ mengambil gambar sidik jari dengan menggunakan scanner. Citra sidik jari yang diolah adalah citra grayscale dengan 256 tingkat keabuan dan memiliki dimensi 320 x 320 pixel, dengan kerapatan gambar 300 dpiCandra & Santi 2008. E. Konsep dasar fingerprint Sistem berbasis fingerprint adalah sistem yang menggunakan karakteristik sidik jari dari manusia untuk autentikasi seperti sistem verifikasi dan identifikasi. Fingerprint adalah gurat-gurat yang terdapat dikulit ujung jari. Fungsinya adalah untuk memberi gaya gesek lebih besaragar jari dapat memegang benda-benda lebih erat. Sidik jari dapat digunakan sebagai sarana pengamanan dalam melakukan akses ke komputer karena sidik jari mempunyai ciri yang unik, setiap manusia memilikinya, dan selalu ada perbedaan antara yang satu dengan yang lain. Hal ini mulai dilakukan pada akhir abad ke-19 Angraini, 2009. Proses Identifikasi sidik jari akan melalui beberapa tahapan yaitu akuisisi sidik jari, grayscalling, thresholding, thinning dan template matching. untuk bahasa pemrograman dan database TechnoXplore ISSN 2503-054X Jurnal Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Vol 2 No1, April 2017 34 yang digunakan dalam aplikasi berbasis web menggunakan php dan html serta database yang digunakan dengan mysqlTominanto 2013. 3. METODOLOGI PENELITIAN Metode penelitian dalam perancangan sistem presensi pegawai negeri sipil di Kabupaten Karawang dengan metode rekayasa perangkat lunak system development life cycle dengan model pendekatan prototyping. Model prototyping sendiri memiliki kelebihan dapat digunakan untuk menyambungkan ketidakpahaman pelanggan terutama mengenai hal teknis serta dapat memperjelas sepesifikasi kebutuhan yang diinginkan pelanggan kepada pengembangan perangkat lunak. A. Analisi Masalah Tahapan pengumpulan kebutuhan dilakukan sebagai faktor utama untuk membangun suatu sistem, namun sebelum membangun perlu mengetahui masalah di tempat penelitian, masalah awal dari sistem kerja yang menggunakan model rekap kehadiran yang manual adalah banyaknya kehadiran yang melebihi jam masuk kerja yang telah ditetapkan sebagai peraturan masuk kerja yaitu jam 0800 wib, karena hanya menggunakan tanda tangan saja sebagai tanda masuk kerja ditiap harinya, artinya jika dibiarkan terus menerus budaya kedisiplinan masuk kerja sudah tidak ada dan juga ketika jam pulang kerja yang seharusnya jam1600 wib banyak yang disiang hari melakukan dinas luar dan tidak kembali kekantor. B. Analisi Sistem Berjalan. Melakukan analisis sistem yang berjalan bertujuan sebagai dasar perancangan atau perbaikan sistem yang lama yaitu dari kondisi yang masih manual menjadi digital. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan dan wawancara dengan pihak bagian kepegawaian didapatkan alur interaksi pegawai dengan sistem dan petugas dengan sistem yang dapat digambarkan dengan use case sebagai berikut SystemMendaftarkan SidikJariMelakukan AbsensiKelola Data Absensi Cetak LaporanAbsensiPegawaiAdmin Bagian Kepega waianextendsĀ»Gambar Use Case Diagram Sistem Presensi C. Analisi Kebutuhan Fungsional Analisis kebutuhan fungsional menggambarkan proses kegiatan yang akan diterapkan dalam sistem dan menjelaskan kebutuhan yang diperlukan agar sistem dapat berjalan dengan baik serta sesuai dengan kebutuhan sistem kepegawain. Adapun kebutuhan fungsionalnya dari petugas kepegawaian adalah mengolah data pegawai, melakukan pendaftaran sidik jari, mengolah jadwal kerja pegawai. D. Analisi Desain Infrastruktur Jaringan TechnoXplore ISSN 2503-054X Jurnal Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Vol 2 No1, April 2017 35 INTERNETPETUGAS KEPEGAWAIANPEGAWAIFINGGER PRINTGambar Infrastruktur Jaringan Desain infrastruktur jaringan yang akan dibangun yaitu mesin fingerprint terhubung ke komputer yang telah terinstall driver/software fingerprint dan komputer tersebut terhubung ke internet untuk dapat akses ke webserver ditempat yang berbeda. Server yang telah di forward oleh router dengan ip publik yang mana server tersebut tempat desain web berada, atau dapat juga web tersebut di server cloud artinya membangun web dengan membeli hosting dan domain. Terakhir petugas kepegawaian mengakses web tersebut untuk mendapatkan record dari absensi setiap harinya. E. Tabel Relational Pembangunan sistem absensi untuk pegawai Kabupaten Karawang memerlukan data-data yang tergabung dalam tabel, adapun data-data yang dibutuhkan dapat digambarkan dalam tabel relational sebagai berikut; Gambar Desain Tabel Relational 4. PERANCANGAN A. Desain Web Absensi Interaksi aktor dengan aplikasi pada sistem absensi digambarkan sebagai fitur yang dapat dilakukan dalam pengelolaan data absensi dimana dalam fitur tersebut terdapat menu kelola user, departmen dan pengelolaan laporan Gambar Perancangan Interface Aplikasi Ket A = Header aplikasi, B = Title menu yang sedang aktif, C = Menu aplikasi, D = Konten menu yang dipilih, E = Footer berupa copyright B. Login Web Aplikasi Pengelolaan data absensi, administrator diharuskan login terlebih dahulu kedalam web dengan memasukan alamat domain web yang terhubung dengan mesin fingerprint didalam browser. TechnoXplore ISSN 2503-054X Jurnal Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Vol 2 No1, April 2017 36 Gambar Desain interface login Isi form Login ID dan Password sesuai dengan ID yang dimiliki. Apabila ID dan Password tidak sesuai dengan database maka aplikasi akan memberikan pemberitahuan dan administrator harus mengulangi mengisi form. Apabila ID dan Password sesuai dengan database maka administrator akan masuk ke halaman utama web C. Managemen Data Pegawai Pegawai yang dapat menggunakan absensi fingerprint harus terdaftar dahulu dalam database web kemudian mendaftarkan sidik jari masing-masing di dalam masein fingerprint. Dikarenakan banyaknya pegawai dalam satu instansi, managemen data pegawai pun menjadi salah satu fitur web aplikasi. Berikut use case diagram management data pegawai. Menambah DataPegawaiMengedit DataPegawaiMenghapus DataPegawaiMelihat DataPegawaiAdministratorPegawaiAplikasiMendaftarkan SidikjariMesin FingerprintGambar Use case Managemen Pegawai D. Melihat Data Pegawai Dengan mengklik menu User, administrator dapat melihat seluruh pegawai yang terdaftar di mesin fingerprint. Dalam menu ini juga terdapat pilihan sortir data berdasarkan department dan fitur pencarian data berdasarkan ID. Gambar desain interface melihat data user Login ID Password TechnoXplore ISSN 2503-054X Jurnal Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Vol 2 No1, April 2017 37 E. Menambah Data Pegawai Penambahan data pegawai dilakukan di dalam web oleh administrator, dengan mengklik menu Add User. Dalam mengisi data, kolom ID Number dan Name wajib diisi oleh administrator. Kolom ID Number tidak boleh berisi data yang sama dengan ID pegawai lainnya. Apabila seluruh data telah siap, klik tombol Add dan data akan tersimpan di database. Gambar desain interface tambah data pegawai F. Cetak Laporan Absensi Mencetak laporan absensi dapat dilakukan dalam menu Download. Setelah mengklik menu Download, pilih data pagawai yang akan di cetak. Administrator dapat memilih semua pegawai dengan mengklik ikon cek all di kiri atas. Setelah memilih pegawai, pilih periode data absensi yang akan di cetak. Bila telah siap, klik tombol Download. Gambar Desain interface cetak laporan 5. KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan Sistem absensi di gunakan sebagai langkah awal dalam mendisiplinkan para pegawai yang dimulai dari kedisiplinan masuk kerja dan pulang kerja, dan dari penerapan sistem absensi diperoleh kesimpulan sebagai berikut Solusi yang diberikan sistem absensi ini menghindari manipulasi kehadiran sebagai tolak ukur prestasi kedisiplinan pegawai, sehingga setiap diri pegawai akan mengejar prestasi kedisiplinan absensi dan akan menumbuhkan kedisiplinan kerja. Sistem informasi absensi berbasis sidik jari dapat mambantu pengolahan data kepegawaian di bagian kepegawaian dalam mengontrol kedisiplinan kerja pegawai. Saran Adapun saran yang dapat di ambil untuk kemajuan pada penelitian selanjutnya adalah sebagai berikut data kehadiran pegawai setiap tiga bulan sebaiknya di evaluasi apakah terjadi peningkatan kedisiplinan pegawai tau tidak yaitu dengan analisis statistik yang dapat mengambil topik besarnya peranan sistem informasi absensi dengan sidik jari terhadap disiplin kerja pegawai. Perlu ditegakannya ID Number Name Department Privilege Group TechnoXplore ISSN 2503-054X Jurnal Ilmu Komputer & Teknologi Informasi Vol 2 No1, April 2017 38 peraturan yang berlaku seperti teguran terhadap pegawai yang tidak masuk kerja atau pegawai yang terlambat apabila pegawai tersebut melanggar sebanyak tiga kali. Serta tindakan yang lebih lanjut hal ini dilakukan untuk meningkatkan disiplin kerja pegawai pada instansi tersebut, untuk lebih memudahkan karyawan dalam proses dokumentasi kehadiran,sebaiknya alat untuk pembacaan sidik jari yang saat ini digunakan yakniteknik ā€œSensorā€ diganti dengan teknik pembacaan yang berupa ā€œUltrasonikā€.Hal ini dikarenakan teknik pembacaan dengan ultrasonik tidak hanya mendeteksi permukaan atau tekstur sidik jari namun lebih detail sampai kedalam epidermal kulit, sehingga jari kering atau kulit mengelupas tidak terlalumenjadi masalah. Oleh karena itu tehnik ultrasonik dapat dikatakan lebih baik dibandingkan dengan teknik pembacaan sensor. DAFTAR PUSTAKA Apriyanto, I., MEANS UNTUK PENGELOMPOKAN KEYPOINT DESCRIPTOR. Candra, R. & Santi, N., 2008. Identifikasi Biometrik Sidik Jari dengan Metode Fraktal. , XIII1, E-voting, E. et al., 2013. Implementasi Fungsi Kriptografi dan Otentikasi Sidik Jari Pada Pemungutan Suara Berbasis. , 21, Karangayar, 2012. Analisis sistem presensi dengan sidik jari siswa smk negeri 2 karangayar. , 93, Leksono, B., Hidayatno, A. & Isnanto, 2011. Aplikasi Metode Template Matching untuk Klasifikasi Sidik Jari. , 131, Ngantung, et al., 2014. Desain dan Implementasi Sistem Absensi Fingerprint di Jaringan Kampus dan Terintegrasi Dengan Sistem Informasi Terpadu UNSRAT. Nurhantara, A., 2011. Sistem Informasi Presensi Menggunakan Sidik Jari Study Kasus Presensi Perkuliahan Program Studi Sistem Informasi FMIPA UAD Landasan Teori Penelitian Terdahulu. , 12, Rozikin, K. & Purwantini, K., 2014. Pengaruh Sistem Presensi dengan Deteksi Sidik Jari dan SMS Gateway Terhadap Tingkat Membolos Siswa Gambar 1 Pola Sidik Jari. , 2014November, Teknologi, et al., 2015. SUMBER DAYA UTAMA DAN TEKNOLOGI. , 2. Tominanto, 2013. Sistem Informasi Berbasis Fingerprint untuk Meningkatkan Pelayanan Pendaftaran Pasien Rawat Jalan. INFOKES, 3 Budi Raharjo, Imam Heryanto, Enjang RK, 2012, Pemrograman WEB, ISBN 978-602-8759-18-2, Modula. Betha Sidik, Husni I Pohan, 2010, Pemrograman WEB dengan HTML, ISBN 978-602-8758-03-1, Informatika Bandung. Muhamad Irsan, Rino Bayu Prasetyo Wibowo, Komputerisasi system presensi mahasiswa berbasis pemindahan sidik jari pada LP3I Cilegon, Prosiding seminar nasional industrial services SNIS III, Cilegon,8 Oktober 2013. ... J. H Jaman dan Garno [8], melakukan penelitian dan membuat suatu perancangan system informasi presensi menggunakan sidik jari untuk PNS di Kabupaten Karawang, hasil sistem absensi tersebut direport dan dipantau langsung oleh badan kepegawaian kabupaten karawang dengan nama presensi pegawai kabupaten karawang. ...Layanan tugas akhir mahasiswa secara online melalui smartphone android di Universitas Indraprasta PGRI Unindra belum ada, sedangkan jumlah lulusan setiap tahunnya cukup banyak sehingga agak merepotkan staf administrasi dalam melayani mahasiswa yang akan menyusun skripsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memudahkan mahasiswa dalam mengurus administrasi tugas akhir. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development R&D, Metode Penelitian dan Pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut Sugiyono, 2013 297. Hasil yang diharapkan dalam penelitian ini adalah agar mahasiswa yang akan menyusun skripsi lebih mudah dalam proses tugas akhirnya, yaitu dengan mobile phone dapat melakukan administrasi tugas akhir sehingga tidak repot-repot lagi ke kampus dalam proses administrasi tugas akhir. Proses administrasi yaitu dimulai dari pengajuan judul, pembimbingan, jadwal ujian sampai kepada hasil ujian tugas akhir, baik dari sisi mahasiswa maupun dosen pembimbing yang lebih dimudahkan dengan fasilitas ini. Semoga rancangan sistem ini dapat diimplementasikan di Universitas Indraprasta PGRI Unindra sehingga dapat menigkatkan kinerja operasional perguruan tinggi... Teknologi biometrik menjadi dasar dari berbagai solusi identifikasi dan verifikasi pribadi yang sangat aman, serta mekanisme otentikasi yang dapat diandalkan. Otentikasi pola sidik jari merupakan salah satu implementasi dari teknologi biometrik yang memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan biometrik lainnya [8] [9] . Selain dari itu, fingerprint juga merupakan salah satu tekologi biometrik yang paling banyak digunakan serta dengan tingkat penerimaannya baik [10]. ...Since the issuance of Law No. 6 of 2014 concerning Villages, the process of organizing village government is demanded to be more optimal. The performance of village officials must continue to be improved, in order to provide better services to the community. The work activities of village officials are influenced by the level of attendance and discipline of work schedules and hours. The process of recording data on the presence of village officials needs to be managed properly, because it affects the performance of services to the community. Conventional attendance data recording, is done by affixing a signature to a book or attendance form that is done at work time. Weaknesses of this process, including not knowing exactly the hours of work and hours of return and attendance data is easily manipulated by entrusting signatures to others. Based on these problems, it is proposed to implement a fingerprint-based attendance recording system. The process of recording and preparing attendance reports is supported by software that has been designed to handle attendance data processing, and attendance data reports can be printed directly so that it can produce more accurate information and data. The results of the implementation of a fingerprint-based attendance system were able to improve the discipline of village officials by providing authentic data on complete Diapoldo SilalahiJarot DianPT. Biru Semesata Abadi is a company engaged in refill drinking water, one of the many drinking water companies in Semarang, and has many branches 10 branches and one head office in Semarang in the Bugangan area, East Semarang district, because this company has franchise system. In this case, I will discuss the presence system presence of employees of PT. Biru Semesta Abadi, Fatmawati Semarang branch which is still manual presence made of paper and written by hand and still encounters many obstacles. This desire arises because this company has difficulties in processing Presence information data, resulting in more and more hardcopy archives and makes it difficult when the company management intends to recap and re-collect data and employee attendance lists. Presence Process that already exists in the Study of PT. Blue Semesta Abadi Semarang can be said that there are still shortcomings because everything is still done manuallyThe use of the Fingerprint method in this employee Presence system application will also make this Presence system more effective and efficient because each employee will only paste one of the employee's fingerprints on the available Fingerprint device where the calculation of the employee's attendance and exit hours will be entered in the database. , then the result of inputting the employee identification number will be the reference for the employee's arrival Junikaspan>This research is design of an Attendance Information System titled ā€œMalang City Polytechnic Web Based Student Attendance Information System Telecommunications Engineering Study Program Using Fingerprintā€. Students of Malang City Polytechnic are still using a manual attendance system. The attendance system that is still manual has many disadvantages such as data processing, report making and also difficult to monitor student attendance. Therefore, the existence of this system makes it easy to find out student attendance on that day, because it is timely or real time. This system also makes it easy to make monthly reports about student attendance and delay. The design of this system uses PHP Web and MySQL Database connection. The results of this system can create and display monthly reports that have been processed and can monitor student attendance every day. Tambah No Foto Nama Nik Divisi Kontak Aksi -> VOL. 15. NO. 2 FEBRUARI 2021 P-ISSN 0216-6933 E-ISSN 2685-807X Diterbitkan Oleh PPPM Nusa Mandiri INTI NUSA MANDIRI DOI 140 Lisensi CC Atribusi-NonKomersial Internasional $k ?> foto ?>" alt="Img Profil" width="70"> nama ?> nik ?> nama_divisi ?> Email email ?> Telp telp ?> id_user ?>" class="btn btn-primary btn-sm"> Edit id_user ?>" class="btn btn-danger btn-sm btn-delete ml-2" onclick="return false"> Hapus "> Export PDF D. Testing a. Blackbox testing pengujian dengan blackbox testing dapat dilihat contohnya pada tabel 3. Tabel 3. Hasil Pengujian Blackbox Testing Halaman Login Username dan password dikosongkan, kemudian klik tombol login Username kosong Password kosong Sistem akan menolak untuk login dan akan menampilkan ā€œLogin gagal! Username tidak ditemukan ā€ Username diisi dan password dikosongkan, kemudian klik tombol login Username juleha Password kosong Sistem akan menolak untuk login dan akan menampilkan ā€œLogin gagal! Password tidak sesuaiā€ Username kosong dan password diisi dengan benar, kemudian klik tombol login Username kosong Password 123456 Sistem akan menolak untuk login dan akan menampilkan ā€œLogin gagal! Username tidak ditemukanā€ Username dan password diisi dengan benar, kemudian klik tombol login Username juleha Password 123456 Sistem menerima akses login dan kemudian anda dialihkan ke menu utama b. Pengujian VurnebillityBerikut merupakan hasil pengujian dari Aplikasi sistem informasi berbasis web Gambar 12. Hasil pengujian aplikasi absensi online INTI NUSA MANDIRI DOI VOL. 15. NO. 2 FEBRUARI 2021 P-ISSN 0216-6933 E-ISSN 2685-807X Diterbitkan Oleh PPPM Nusa Mandiri Lisensi CC Atribusi-NonKomersial Internasional 141 Gambar 12 di atas menjelaskan bahwa aplikasi absensi online memiliki risiko secara keseluruhan tergolong medium. Aplikasi diuji melalui situs Gambar 13. Hasil pengujian securityGambar 13 menjelaskan resiko dilihat dari sisi HTTP security Header yang dimana direkomendasikan untuk menambahkan proteksi agar aplikasi aman dari serangan dan pengambilan data oleh pihak Dengan dibangunnya sistem absensi berbasis web pada CV. Cahaya Toner, dapat mempermudah pengolahan informasi absensi karyawan bagi bagian kepegawaian. Sistem absensi pegawai ini dapat dengan mudah digunakan dan dipelajari oleh karyawan, dan manager bisa mengolah data para karyawan dan melihat absensi karyawan. Pembangunan sistem informasi absensi dengan memanfaatkan web menjadikan sistem ini dapat diakses dimanapun, dikarenakan di era saat ini, hampir semua orang menggunakan internet dan mengakses web setiap harinya. Untuk pengembangan website ini masih terus dilakukan seperti membaca lokasi karyawan jika melakukan absensi dengan jaringan internet agar dapat terpantau lokasi kerjanya, menambahkan fitur untuk pengajuan cuti atau izin yang dapat mempermudah karyawan dan manager dalam pengelolaan data. REFERENSI Mayliana, N., & Atmojo, W. T. 2019. Perancangan Sistem Informasi Absensi Karyawan Toko Berbasis Web Studi Kasus Pada PT Borneo Raya Mandiri. Jurnal Inovasi Informatika, Volume IVVol 4 No 2 2019 Jurnal Inovasi Informatika Volume IV No 2 September 2019. Nawang, M., Kurniawati, L., & Putra, D. 2017. Rancang Bangun Sistem Informasi Pengolahan Data Persediaan Barang Berbasis Dekstop Dengan Model Waterfall. Jurnal PILAR Nusa Mandiri, 13 No 2. Pradnyana, G. A., & Brahma, A. A. G. R. W. 2020. Pengembangan Sistem Informasi Monitoring Kehadiran Dosen Secara Realtime Berbasis Web. IJNSE International Journal of Natural Sciences and Engineering, Volume 4, 11–20. Putra Bangsawan, I. 2013. Analisis Faktor-Faktor Yang Menentukan Disiplin Kerja Karyawan VOL. 15. NO. 2 FEBRUARI 2021 P-ISSN 0216-6933 E-ISSN 2685-807X Diterbitkan Oleh PPPM Nusa Mandiri INTI NUSA MANDIRI DOI 142 Lisensi CC Atribusi-NonKomersial Internasional Pada PT. BPR Luhur Damai Tabanan. E-Jurnal Manajemen, 21. Retrieved from Rio, N., Hariyanto, D., & Sunita, E. 2019. Rancang Bangun Sistem Informasi Absensi Karyawan Pada PT. San Andreas Mandiri Bekasi. IJSE – Indonesian Journal on Software Engineering, No., 34–41. Riyanto, A. D., & Ma’arif, K. 2016. Aplikasi M– Commerce Berbasis Android Pada Zona Komputer Banjarnegara. Telematika, 9 No 1. Retrieved from Romindo, & Ameylia, N. 2019. Sistem Informasi Pengarsipan Pada Kantor Notaris Efrina Nofiyanti Kayadu, SH., Berbasis Web Dengan Metode Waterfall. REMIK; Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, Vol. 3 No. 2 2019 Remik Volume 3 Nomor 2 April 2019. Santoso, H., & Yulianto, A. W. 2017. Analisa Dan Perancangan Sistem Absensi Siswa Berbasis Web Dan Sms Gateway. MATRIK Jurnal Manajemen, Teknik Informatika Dan Rekayasa Komputer, Vol. 16, N, 65–75. Subroto, V. K. 2019. Sistem Informasi Absensi Karyawan Untuk Perhitungan Gaji Pada Cv. Sumber Lumas Semarang. Jurnal Teknologi Informasi Dan Komunikasi, Volume 10, 33–39. Sukamto, R. A., & Shalahuddin, M. 2016. Rekayasa Perangkat Lunak. Bandung Informatika Bandung. ... Hasil dari penelitiannya adalah prototype sistem informasi monitoring kinerja SDM PLN berdasarkan Key Perfomance Indicator KIP meliputi sertifikasi, penugasan pegawai, pendidikan, pelatihan, knowledge management dan tandem. Penelitian lain yang dilakukan oleh [8] yaitu tentang perancangan aplikasi sistem informasi absensi karyawan online. Hasilnya adalah aplikasi absensi karyawan berbasis web yang memberikan kemudahan dalam proses absensi, pencarian data dan perhitungan rekap absensi. ...... Penelitian tentang sistem informasi monitoring pegawai telah dilakukan oleh beberapa peneliti terdahulu sebagaimana yang telah dijelaskan pada pendahuluan. Penelitian ini melengkapi dan memperkuat penelitian sebelumnya dimana penelitian terdahulu oleh [1] hanya membahas pada monitoring data kehadiran dan monitoring absensi online oleh [5] dan [8]. Pada penelitian ini selain monitoring kehadiran, juga disertai dengan data partisipasi pegawai dalam mengikuti training, prestasi yang pernah diraih dan data mutasi serta dilengkapi dengan laporan untuk setiap aktivitas. ...Deden PurnamaPurwanto PurwantoHerdiyanto HerdiyantoMowilex Indonesia is a company engaged in manufacturing with more than 1000 employees. In managing employee data, this company does not yet have an integrated information system so that data management for employee activities has not been effective and efficient. Therefore, an information system is needed that can monitor all employee activities ranging from attendance, leave, mutation, promotion and other activities. With this system, companies can monitor employee activities easily and quickly, especially in making reports. The objectives of this study are 1 to create employee monitoring information system, 2 to provide convenience in making monitoring performance reports for management needs. This research uses waterfall development methods and Unified Modeling Language UML modeling as system design methods, while its implementation uses the PHP programming language with the help of sublime text and MYSQL databases with the help of navicat.... Aplikasi ini sangat mudah digunakan dan diterapkan oleh karyawan, sehingga proses bisnis yang dirancang dalam penelitian ini dapat berjalan dengan yang diharapkan. [3] Penelitian Andy Wijaya dan Johanes Fernandes Andry dengan judul Perancangan Aplikasi E-Logbook, Permasalahan yang ditemui dilapangan pada penelitian ini yakni dalam kegiatan sehari-hari dalam dokumentasi pencatatan kegiatan harian yang dilakukan difakultas kedokteran, peserta calon dokter program Pendidikan Dokter Spesialis PPDS belum didukung oleh teknologi tepat guna, sehingga para pemangku kepentingan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mendapatkan informasi. Permasalahan berikutnya muncul dari penggunaan kertas yang sangat banyak, hal ini disebabkan setiap catatan harian yang berasal dari pasien dicatat pada kertas. ...... The development of an attendance information system by utilizing the web makes this system accessible anywhere, because in today's era, almost everyone uses the internet and accesses the web every day. For the development of this website, it is still being carried out such as reading the location of employees if they are absent with the internet network so that they can be monitored for their work location, adding features for applying for leave or permits that can be [8]. ...Dinda Dinda Permana Srg Muhammad Dedi IrawanThe Hapesong New Village Office is a village asset building specifically designated for the operational activities of the Hapesong Baru Village government. The absence of employees at the Hapesong Baru Village office is an important and mandatory role for all employees to be used for official purposes in administration and administration. So far, the government of Batang Toru District, South Tapanuli Regency is still using the attendance system in a manual way that is still not computerized where employees must fill in attendance by writing down attendance signs for example the signature of the employee concerned, this way of attendance has the risk of committing fraud. quite large, because there is still an opportunity to fake employee attendance signs. Data accumulation and errors often become obstacles in processing employee attendance data. Therefore, the authors chose Batang Toru District, South Tapanuli Regency as the object of research. With the development of digital technology, one of which is in the field of computerization, it can help the system in employee attendance. The result of this research is the Design of an Employee Attendance Information System at the Web-Based Hapesong Baru Village Office. In making attendance attendance applications, which are built using a programming language, on the server side is PHP while on the client server side it is HTML. In the database using SQL language with MYSQL DBMS. The modeling of this expert system uses the Unified Modeling Language model.... Describes the design of an attendance information system that is designed out of necessity and to make it easier for users to recapitulate attendance. The research was conducted Roosdianto, Sari, and Satriansyah 2021. Describes the attendance design to facilitate the processing of absences to minimize unwanted risks. ...Christy OctaviusDeny HidayatullahAttendance in the world of work is sometimes still done manually. At the Uyu shop, there are still problems that occur in recording and making attendance reports manually, such as mistakes in biodata, forgetting to record the date. Because the Uyu store still doesn't use a computerized employee or staff absence information system in managing data, so the information that can be processed is quite long and storage is not guaranteed safe. The purpose of this researcher is to create an information system that can manage attendance data for employees who work at the computerized Uyu Store and also implement a coloring method on attendance reports that generate reports based on the attendance coloring method according to employee attendance hours that are easy to understand. This method uses the coloring method as a solution to solving problems that can be solved in the greedy method, namely the color problem and the waterfall model as a system development process that uses UML design. The result of this research is that the system can operate attendance data collection as well as report employee data more efficiently and integrated. Nova RioDicky HariyantoElvi SunitaDalam era globalisasi sekarang ini,teknologi informasi melaju dengan cepatnya. Adapun komputer yang merupakan peralatan yang diciptakan untuk mempermudah pekerjaan manusia,saat mencapai kemajuan baikdi dalam pembuatan hardware maupun San Andreas Mandiri membutukansekali adanya suatu sistem informasi yang menunjang dan memberikan manfaat dalam membangun itulah peneliti membuat sebuah sistem absensi karyawan pada PT. San Andreas Mandiri bekasi yang belum terkomputerisasi. Pada saat ini PT. San Andreas Mandiri hanya berupa perusahaan yang bergerak dalam bidang kontraktor, engineering, fabrikasi . Sistem absensi yang ada pada PT. San Andreas Mandiri ini masih dilakukan secara manual,mulai dari absen masuk hingga pembuatan laporan untuk absen, sehingga memungkinkan pada saat proses berlangsung terjadi kesalahan dalam pencatatan,kurang akuratnya laporan yang dibuat dan keterlambatan dalam pengolahan data-data yang diperlukan. Metodelogi yang dipilih pada penelitian ini menggunakan metode pengembangan perangkat lunak Waterfall serta dibantu dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi pustaka. Tujuan pada penelitian ini diharapkan PT. San Andreas Mandiri dapat meminimalisir tingkat kesalahan pengambilan keputusan yang berkaitan dengan sistem absensi karyawannya. Gede Aditra Gede Raka Wahyu BrahmaDalam kegiatan proses perkuliahan di institusi pendidikan tidak akan terlepas dari interaksi antara dosen dan mahasiswa. Dalam berinteraksi, informasi kehadiran dosen di kampus saat ini sangat diperlukan. Selain bermanfaat bagi mahasiswa, informasi kehadiran dosen juga sangat diperlukan dalam evaluasi kinerja dosen oleh bagian akademik atau bagian yang terkait lainnya. Saat ini proses absensi dosen yang baru diterapkan di STMIK STIKOM Indonesia dilakukan dengan menggunakan mesin absensi sidik jari yang terdapat di masing-masing ruang dosen. Laporan kehadiran dosen yang dihasilkan oleh mesin selanjutnya di rekapitulasi oleh pihak akademik untuk dijadikan bahan evaluasi dosen. Permasalahan yang terjadi adalah kerap mahasiswa sulit memperoleh informasi kehadiran dosen di kampus. Mahasiswa yang ingin bertemu dengan seorang dosen kerap harus ke kampus dengan percuma karena dosen yang dicari tidak ada di tempat. Dari sisi dosen, sering terjadi masalah dimana dosen lupa apakah dirinya sudah melakukan absensi pada mesin sidik jari atau belum. Dosen juga kerap mengalami kesusahan dalam memberikan informasi jika terlambat karena suatu kendala ataupun tidak dapat hadir di kampus. Pada penelitian ini dibangun sebuah sistem informasi kehadiran dosen di STMIK STIKOM Indonesia. Sistem informasi kehadiran dosen merupakan sistem yang mampu memberikan informasi yang cepat dan tepat mengenai kehadiran seorang dosen di kampus. Dari hasil pengujian diperoleh kesimpulan bahwa sistem informasi kehadiran dosen yang dibangun telah mampu berjalan sesuai dengan rancangan dan yang Kunci dosen, informasi, kehadiran, sistemVivi Kumalasari SubrotoThe employee attendance is proof of the presence of an employee in the office or where he works. It is one of the factors assessing the discipline of an employee, whether the employee often arrives late, permits, or does not enter work. On CV. Sumber Lumas Semarang, the owner will cut the salary out for employees who arrive late or those who do not work for specific reason. Because of that, there are employees who do unfair to their manual attendance to avoid salary deductions. Another reason is the human error, calculation error, which was conducted by the owners. There are many ways that can be done by the owner to collect data. One of them is using fingerprint attendance machines. By using it, an employee cannot do the attendances unfair and the owner will also calculate employee salaries easily. It is because the fingerprint machine is able to detect employee data and their attendance hours through fingerprints of each employee. Attendance information system using fingerprint machine will be applied to solve the problems. By using this system, it is expected to avoid fraud in employee attendance and help the owner to calculate the salaries accuratelyHeroe SantosoAhmad Wilda YuliantoDalam melakukan pengawasan kehadiran siswa/siswi di sekolah, merupakan kewajiban bersama antara pihak sekolah dengan orang tua/wali siswa. Terkadang ada beberapa siswa yang melakukan kecurangan tidak masuk sekolah tanpa sepengetahuan pihak sekolah atau orang tua/wali siswa. Padahal siswa tersebut berpamitan untuk pergi sekolah, tetapi pada kenyataannya siswa tersebut tidak masuk sekolah. Permasalahan seperti ini tentunya meresakan pihak sekolah ataupun orang tua/wali. Sistem absensi siswa yang dilakukan selama ini masih besifat manual dengan mempertimbangkan juga jumlah mata pelajaran dalam satu dengan permasalahan di atas tentunya pihak orang tua/wali yang putra/putrinya belajar di sekolah, tentunya dapat memantau putra/putrinya masuk untuk mengikuti pelajaran, meninggalkan kelas tanpa izin atau tidak masuk. Memperhatikan permasalah tersebut, diperlukan sistem absensi siswa secara elektronik berbasis web dan sms gateway. Metode yang digunakan dalam membangun sistem ini adalah metode prototipe. Tahapan dalam metode prototipe pengumpulan kebutuhan, membangun prototyping, evaluasi protoptyping, mengkodekan sistem, menguji sistem, evaluasi sistem dan menggunakan sistem. Tujuan penelitian memberikan kontribusi dalam dunia pendidikan berupa mengelola absensi siswa secara elektronik, dalam upaya peningkatan efisiensi dan efektivitas pengolahan data serta meminimalkan terjadi kesalahan yang dilakukan oleh pengguna Sistem Informasi Absensi Karyawan Toko Berbasis Web Studi Kasus Pada PT Borneo Raya MandiriN MaylianaW T AtmojoMayliana, N., & Atmojo, W. T. 2019. Perancangan Sistem Informasi Absensi Karyawan Toko Berbasis Web Studi Kasus Pada PT Borneo Raya Mandiri. Jurnal Inovasi Informatika, Volume IVVol 4 No 2 2019 Jurnal Inovasi Informatika Volume IV No 2 September 2019.Rancang Bangun Sistem Informasi Pengolahan Data Persediaan Barang Berbasis Dekstop Dengan Model WaterfallM NawangL KurniawatiD PutraNawang, M., Kurniawati, L., & Putra, D. 2017. Rancang Bangun Sistem Informasi Pengolahan Data Persediaan Barang Berbasis Dekstop Dengan Model Waterfall. Jurnal PILAR Nusa Mandiri, 13 No D RiyantoK Ma'arifRiyanto, A. D., & Ma'arif, K. 2016. Aplikasi M-Commerce Berbasis Android Pada Zona Komputer Banjarnegara. Telematika, 9 No 1. Retrieved from %0A5Sistem Informasi Pengarsipan Pada Kantor Notaris Efrina NofiyantiRomindoN AmeyliaRomindo, & Ameylia, N. 2019. Sistem Informasi Pengarsipan Pada Kantor Notaris Efrina Nofiyanti Kayadu, SH., Berbasis Web Dengan Metode Waterfall. REMIK; Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, Vol. 3 No. 2 2019 Remik Volume 3 Nomor 2 April 2019.

sistem informasi absensi pegawai karawang